5 Cara Jitu Menghilangkan Stiker pada Furniture Kantor Anda


Pernah menemukan kejadian ingin jual furniture kantor dalam jumlah banyak namun ternyata beberapa diantaranya terdapat stiker yang sulit dilepas? Memang mengesalkan sekali, ya. Alih-alih ingin menjual dengan harga sepadan, justru harus dijual terlalu murah karena ada stiker pengganggu. 

Jangan khawatir. Stiker yang merekat erat memang sangat mengganggu, apalagi jika ada bekasnya. Namun kami memiliki beberapa cara yang cukup jitu untuk mencabut stiker dengan mudah pada furniture. Seperti apa? Simak di bawah ini 

Gunakan alat pengangkat yang tipis 
Anda bisa mengangkat stiker yang menempel dengan bantuan pisau, cutter, atau ujung kartu ATM. Ketika mengangkat, usahakan mulai dari ujung dengan jari Anda. Lalu perlahan barengi dengan alat bantu tersebut. 

Gunakan kain basah 
Kain basah dapat membantu mencabut stiker pada permukaan kayu. Namun perhatikan, jangan menekan kain basah pada bagian stiker. Karena dikhawatirkan justru akan menambah rekatan stiker menjadi lebih kuat. Caranya cukup menyeka bagian ujung stiker dan angkat perlahan agar lepas semua. 

Gunakan baby oil 
Baby oil ternyata juga mampu melepaskan stiker dari permukaan furniture kayu. Caranya, oleskan saja baby oil pada permukaan stiker dan bagian kayu yang sudah terbuka dengan perlahan. Tidak ada baby oil? Anda dapat menggunakan minyak goreng untuk melepaskan rekatan stiker tersebut. 

Gunakan larutan cuka 
Cuka dapat membantu Anda meregangkan rekatnya stiker yang membandel. Caranya, tuangkan cuka secukupnya pada kain yang kering. Lalu seka bagian ujung stiker selama 5 menit. Setelah itu, angkat perlahan menggunakan pinset sambil menyeka stiker dan permukaan meja dengan cuka. 

Gunakan hair dryer 
Alat pemanas ini ternyata bisa membantu untuk meregangkan rekatan stiker. Caranya cukup arahkan hair dryer selama beberapa detik pada permukaan furniture dan tiap sudut stiker. Tapi ingat juga bahwa Anda harus menjaga jarak antara hair dryer dengan permukaan kayu. Misalnya sekitar 5 cm. Jika terlalu panas, dikhawatirkan akan merusak material kayu itu sendiri. Waktunya pun juga tidak boleh terlalu lama, paling tidak 5-10 detik saja. 
Previous
Next Post »