Pentingkah Susu Formula Untuk Perkembangan Anak?


Sesuai dengan judul di atas, sebenarnya penting ga sih susu formula untuk perkembangan anak? ASI merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi, namun setelah 6 bulan, si kecil bila mulai diperkenalkan dengan susu tambahan untuk memenuhi asupan gizinya. Namun sebenarnya pentingkah susu formula untuk perkembangan si kecil? Untuk mengetahuinya silahkan simak ulasan berikut ini.

Air Susu Ibu (ASI) adalah nutrisi makanan terbaik bagi bayi, dan sebaiknya diberikan kepada bayi sejak ia lahir hingga minimal berusia enam bulan secara eksklusif. Hal ini bertujuan agar anak tumbuh dan berkembangnya optimal. ASI bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi, sehingga bayi cenderung tidak mudah sakit. Bayi yang mengkonsumsi ASI secara eksklusif akan lebih jarang terkena infeksi, alergi maupun diare.

Susu formula tersedia dengan berbagai jenis merk dan kandungan dapat bunda dapatkan di Mothercare, toko perlengkapan bayi online.

Setelah si Kecil berusia lebih dari enam bulan, kebutuhan asupan gizi si kecil tidak cukup jika hanya oleh ASI saja. Maka dari itu, bayi di atas usia enam bulan lebih baik mulai diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI, termasuk susu bayi tambahan bila diperlukan. Namun sebelum memutuskan untuk menggunakan susu formula atau susu tambahan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter/tenaga medis.

Apa saja sih komposisi yang terdapat pada susu bayi tambahan?

- ALA/LA dan DHA/AA
Asam alfa linoleat (ALA) atau Asam linoleat (LA) termasuk jenis asam lemak esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh sendiri. ALA merupakan pembentuk DHA, sedangkan LA merupakan bahan pembentuk zat AA. Asam dokosaheksanoat (DHA) berfungsi dalam proses pembentukan sel-sel otak, saraf, dan retina mata. Dengan adanya kandungan DHA mendukung perkembangan otak anak sehingga anak dapat berfikir lebih kreatif. Asam arakhidonat (AA) berfungsi sebagai penghantar rangsang saraf. Kandungan AA membantu saraf-saraf tergerak dan mulai bekerja

- Prebiotik FOS, vitamin dan seng
Prebiotik FOS (frukto-oligosakarida) adalah sejenis karbohidrat yangterdapat dalam inulin berfungsi sebagai pertumbuhan ‘bakteri baik’ Bifidobacteria di dalam usus besar. Bakteri baik yang terdapat pada usus besar ini mencegah terjadinya penyakit-penyakit perut dan pencernaan seperti diare, dan penyakit pencernaan lainnya.

- Kalsium, fosfor, magnesium dan protein
Kandungan yang identik dengan susu adalah kalsium, fosfor, magnesium dan protein yang berfungsi untuk pertumbuhan tulang bayi. Kandungan tersebut merupakan kandungan yang baik untuk tulang bayi dan pemadatan tulang. Kalsium dan fosfor membantu anak untuk mengurangi resiko keroposnya tulang pada bayi.

Lalu sebenarya pentingkah susu formula untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi?
Jika berdasarkan kandungan yang terdapat pada susu formula seperti di atas, maka sebenarnya tidak ada ruginya jika mengkonsumsi susu formula untuk susu tambahan. Bukan hanya ASI saja, namun juga susu formula yang dibutuhkan oleh pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Kandungan yang tidak ada dalam ASI biasanya terdapat pada susu formula. Kandungan yang terdapat pada susu formula mendukung pertumbuhan anak dan membantu anak berkembang secara optimal.

Jadi, boleh saja bunda berikan susu tambahan atau susu formula untuk si kecil namun juga sesuai dengan porsinya. Meskipun mengkonsumsi susu formula, anak harus tetap mengkonsumsi sumber makanan lainnya untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Mothercare adalah toko perlengkapan bayi yang juga menyediakan peralatan makan bayi yang lengkap dan dengan beragam jenis dan fungsinya. Terimakasih 
Previous
Next Post »